Jumat, 16 September 2016
Jumat, 12 Agustus 2016
KEHADIRAN DELEGASI FKIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO (UMSIDA) PADA "RAKERNAS ASOSIASI LPTK (LEMBAGA PENDIDIK TENAGA KEPENDIDIKAN) PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DAN SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BERKEMAJUAN DAN MENGGEMBIRAKAN"
Pada tanggal 2-4 Agustus 2016 di Medan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengirimkan delagasi pada kegiatan "RAKERNAS ASOSIASI LPTK (LEMBAGA PENDIDIK TENAGA KEPENDIDIKAN) PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DAN SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BERKEMAJUAN DAN MENGGEMBIRAKAN" yang diselenggarakan oleh Majelis DiktiLitBang PP Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada acara tersebut dihadiri 238 peserta dan para tokoh pendidikan diantaranya: 1) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP 2) Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D, 3) Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd, 4) Prof. Suyanto, Ph.D, serta tokoh pendidikan lainnya. Pada kesempatan tersebut salah satu delagasi FKIP UMSIDA Dr. Nur Efendi, M.Pd mengungkapkan bahwa pada kegiatan tersebut telah mendapat banyak informasi terkait dengan bagaimana mengelola pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai budi pekerti dan karakter dengan menggembirakan, sehingga siswa (peserta didik) menjadikan kebiasaan perilaku yang luhur dan mulia sebagai suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat. Keadaan ini menjadi tantangan FKIP sebagai pencetak tenaga guru untuk dapat membekali lulusannya untuk mampu mendidik siswa dengan nilai budi pekerti dan karakter tersebut dalam mengahadapi era globalisasi. Pada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) implementasi nilai-nilai budi pekerti dan karakter terdapat pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta indikator hasil pembelajaran pada setiap mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa, karena dosen diwajibkan untuk memasukkan nilai-nilai budi pekerti dan karakter yang terintegrasi dengan materi yang disampaikaannya.
Gambar 1. Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D dan Prof. Dr. Harun Joko Prayitno
menyampaikan Materi.
Gambar 2. Foto Bersama Para pimpinan PP Muhammadiyah, PTM, dan
Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Gambar 3. Para Delegasi dari pimpinan LPTK PTM Antusias Mendengarkan
Materi yang Disampaikan oleh Narasumber.
Pada tanggal 2-4 Agustus 2016 di Medan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengirimkan delagasi pada kegiatan "RAKERNAS ASOSIASI LPTK (LEMBAGA PENDIDIK TENAGA KEPENDIDIKAN) PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH DAN SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN BERKEMAJUAN DAN MENGGEMBIRAKAN" yang diselenggarakan oleh Majelis DiktiLitBang PP Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada acara tersebut dihadiri 238 peserta dan para tokoh pendidikan diantaranya: 1) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP 2) Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D, 3) Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd, 4) Prof. Suyanto, Ph.D, serta tokoh pendidikan lainnya. Pada kesempatan tersebut salah satu delagasi FKIP UMSIDA Dr. Nur Efendi, M.Pd mengungkapkan bahwa pada kegiatan tersebut telah mendapat banyak informasi terkait dengan bagaimana mengelola pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai budi pekerti dan karakter dengan menggembirakan, sehingga siswa (peserta didik) menjadikan kebiasaan perilaku yang luhur dan mulia sebagai suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat. Keadaan ini menjadi tantangan FKIP sebagai pencetak tenaga guru untuk dapat membekali lulusannya untuk mampu mendidik siswa dengan nilai budi pekerti dan karakter tersebut dalam mengahadapi era globalisasi. Pada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) implementasi nilai-nilai budi pekerti dan karakter terdapat pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta indikator hasil pembelajaran pada setiap mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa, karena dosen diwajibkan untuk memasukkan nilai-nilai budi pekerti dan karakter yang terintegrasi dengan materi yang disampaikaannya.
Gambar 1. Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D dan Prof. Dr. Harun Joko Prayitno
menyampaikan Materi.
Gambar 2. Foto Bersama Para pimpinan PP Muhammadiyah, PTM, dan
Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.
Gambar 3. Para Delegasi dari pimpinan LPTK PTM Antusias Mendengarkan
Materi yang Disampaikan oleh Narasumber.
Rabu, 27 Juli 2016
THE FIRST INTERNATIONAL CONFERENCE ON LANGUAGE DEVELOPMENT 2016 (ILCD 2016)
Gambar 1. Foto Bersama Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ( Yuli Astutik, M.Pd dan Fika Megawati, M.Pd) pada International Conference on Language Development (ILCD) 17-19 Juni 2016 di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Dalam menghadapi Asean Econimic Community (AEC) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi dosen dengan cara publikasi artikel ilmiah pada forum nasional maupun internasional salah satunya pada kegiatan International Conference on Language Development (ILCD) 17-19 Juni 2016 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Ketertarikan para peserta seminar internasional pada artikel dosen FKIP ibu Yuli Astuti, M.Pd dengan judul; Commnunication Strategies Employed by Indonesian EFL Learners dan ibu Fika Megawati, M.Pd dengan judul: Gallery Walk; A Fascinating Technique for Publishing Texts sangat besar, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan pada sesi presentasi pemakalah, bahkan ada peserta seminar yang berminat ingin melakukan students exchange dan visit lectuters di prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Keadaan ini menunjukkan bahwa FKIP UMSIDA akan mampu bersaing di era Asean Econimic Community (AEC).
Dalam menghadapi Asean Econimic Community (AEC) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi dosen dengan cara publikasi artikel ilmiah pada forum nasional maupun internasional salah satunya pada kegiatan International Conference on Language Development (ILCD) 17-19 Juni 2016 di Ho Chi Minh City, Vietnam. Ketertarikan para peserta seminar internasional pada artikel dosen FKIP ibu Yuli Astuti, M.Pd dengan judul; Commnunication Strategies Employed by Indonesian EFL Learners dan ibu Fika Megawati, M.Pd dengan judul: Gallery Walk; A Fascinating Technique for Publishing Texts sangat besar, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan pada sesi presentasi pemakalah, bahkan ada peserta seminar yang berminat ingin melakukan students exchange dan visit lectuters di prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Keadaan ini menunjukkan bahwa FKIP UMSIDA akan mampu bersaing di era Asean Econimic Community (AEC).
Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Prodi Pendidikan IPA FKIP UMSIDA
USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA
JUDUL PROGRAM PEMANFAATAN DAUN PISANG KERING “KLARAS” SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF TINTA ISI ULANG SPIDOL WHITEBOARD YANG RENDAH VOC (VOLATILE ORGANIC COMPOUND)
BIDANG KEGIATAN PKM-P
DIUSULKAN OLEH MOCHAMAD NASHRULLAH 138420100003/2013
NOR MUKAROMAINI 138420100014/2013
ADINDA MIRIELLA CAROLINA 148420100006/2014
ANIN ASRIWATI 148420100010/2014
EKA SANTI BUDIANDINI 148420100019/2014
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO SIDOARJO 2015
Ringkasan:
Penggunaan spidol whiteboard sekarang ini sangatlah tinggi hal itu dikarenakan spidol whiteboard di rasa lebih aman dan praktis dibandingkan kapur. Namun jika dilihat dari kandungan zat kimia yang terdapat pada tinta isi ulang spidol whiteboard, spidol ini sebenarnya lebih berbahaya dibandingkan dengan kapur tulis, karena kandungan zat kimia Volatile Organic Compound (VOC) yang dapat menyebabkan berbagai penyakit di antaranya pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek. Hal yang dapat dilakukan saat ini adalah membuat tinta whiteboard yang ramah lingkungan dengan kandungan VOC yang rendah. Dengan kata lain membuat tinta dari bahan baku alami. Limbah yang berasal dari pohon pisang yakni berupa daunnya yang kering (klaras) dapat diolah menjadi bahan tambahan tinta. Dilihat dari kandungan karbon pada arang daun klaras yang cukup tinggi dapat digunakan sebagai bahan pembuat tinta whiteboard. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan daun pisang kering (klaras) yang diolah menjadi tinta isi ulang spidol whiteboard yang rendah kandungan VOC namun kualitas tidak jauh berbeda dari tinta spidol whiteboard pada umumnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas tiga tahap, yaitu 1) Pembuatan arang dari klaras (daun pisang kering), 2) Pembuatan tinta berbahan dasar arang klaras dengan 3 variasi komposisi yang berbeda, dan 3) Karakterisasi sifat tinta arang klaras yang terdiri dari uji viskositas, uji kromatografi kertas, dan uji volatile organic compound. 4) Tahap pengujian dilakukan untuk membandingkan kualitas tinta arang klaras dengan tinta whiteboard biasa. Hasil penelitian ini adalah tinta isi ulang spidol whiteboard yang rendah VOC dan karya ilmiah yang dapat digunakan sebagai referensi bagi peneleti- peneliti lain yang melakukan penelitian tentang manfaat daun pisang.
Kata kunci: Daun pisang kering. Tinta whiteboard, VOC (volatile organic compound)
Gambar 1. Mahasiswa FKIP UMSIDA Melaksanakan Penelitian
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).
Gambar 2. Produk Tinta Hasil PKM Mahasiswa FKIP
Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).
Gambar 3. Foto Bersama Mahasiswa setelah Menyampaikan
Presentasi Hasil Penelitian di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Senin, 25 Juli 2016
Minggu, 03 Juli 2016
Rabu, 15 Juni 2016
Seminar Nasional: Pentingnya Pendidikan Seks dan Pendidikan Moral pada Anak Sejak Dini serta Implementasinya di Kalangan Masyarakat.
Pada tanggal 15 Mei 2016 Himpunan Mahasiswa Program Studi PG-PAUD FKIP UMSIDA menyelenggarakan seminar nasional dengan tema" Pentingnya Pendidikan Seks dan Pendidikan Moral pada Anak Sejak Dini serta Implementasinya di Kalangan Masyarakat" melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa sebagai calon guru (pendidik) diharapkan mampu untuk memberikan pendidikan moral yang baik dan cara menyampaikan pendidikan dengan tema tersebut secara benar agar para siswa yang dididiknya nanti bisa terhindar dari pergaulan seks bebas dan tidak menjadi korban dari maraknya kasus ini yang menjadi keprihatinan selaruh masyarakat Indonesia dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai agama. Menurut bapak Agus Salim, S.Pd, M.Psi (Kepala Staf Kemahasiswaaan FKIP) dari kegiatan ini diharapkan peserta yang sebagaian besar mahasiswa FKIP dan masyarakat umum mampu memberikan parenting skills, bagaimana anak maupun remaja dapat melindungi diri dan kehormatannya dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang ingin mengeksploitasi dirinya. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan diikuti 275 peserta baik dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), mahasiswa dari Universitas Merdeka Pasuruan dan STKIP PGRI Pasuruan, serta guru-guru yang mengajar di sekolah wilayah dinas pendidikan Sidoarjo, Pasuruan, dan Mojokerto.
Gambar 1. Pembukaan Seminar Nasional oleh Kepala Staf Kemahasiswaan
(Bpk. Agus Salim, M.Psi)
Gambar 2. Pemberian Materi oleh Narasumber.
Gambar 3. Peserta Seminar Nasional Menyampaikan
Pertanyaan pada Narasumber.
Gambar 4. Peserta Seminar Nasional Menyampaikan Pendapat.
Gambar 5. Panitia Seminar Nasional Foto Bersama
pada Penutupan Acara.
Langganan:
Postingan (Atom)





