SELAMAT DATANG DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP). PROGRAM STUDI:S1 PG-PAUD (Akreditasi B), S1 PGSD (Akreditasi B), S1 PEND. BHS. INGGRIS (Akreditasi B),S1 PEND. IPA (Terakreditasi), S1 PEND.TEKNOLOGI INFORMASI (Terakreditasi)

Rabu, 23 November 2016

FKIP JUARA 1 PADA PAWAI MILAD MUHAMMADIYAH KE-107


Partisipasi mahasiswa FKIP pada Gebyar Milad Muhammadiyah ke-107 sangat kreatif dan baik, sehingga pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah (UMSIDA) pada hari Sabtu (19/11/2016) tim FKIP dengan jumlah peserta 1.153 mahasiswa meraih juara I untuk  kategori peserta pawai terbaik yang paling inovatif dan kreatif. Prestasi ini tercapai atas kerjasama dan koordinasi yang solid dari kemahasiswaan FKIP, Kaprodi, BEM, dan HMJ. Menurut kemahasiswaan FKIP Mohammad Faizal Amir, M.Pd "kami mengambil tema Bangga FKIP dalam pawai Milad kali ini, hal ini menunjukkan semangat kita sebagai guru dan sekaligus menanamkan karakter keguruan menuju Indonesia Berkemajuan".
                   Gambar. Mahasiswa FKIP pada pawai Gebyar Milad MUhammadiyah ke-107.

Senin, 03 Oktober 2016

Jadwal gladi kotor WISUDA XXVIII UMSIDA tahun 2016



Jadwal gladi kotor WISUDA XXVIII UMSIDA tahun 2016
Jumat (14/10/16) jam 13.00 WIB untuk f. Teknik, FEB, FISIP, dan F. Pertanian
Jumat (14/10/16) jam 15.00 WIB untuk FKIP, FAI, F. Psikologi, FIKES & PPs

Jumat, 12 Agustus 2016

KEHADIRAN DELEGASI FKIP UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO (UMSIDA) PADA "RAKERNAS ASOSIASI LPTK (LEMBAGA PENDIDIK TENAGA KEPENDIDIKAN) PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH  DAN SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN  BERKEMAJUAN DAN MENGGEMBIRAKAN"

Pada tanggal 2-4 Agustus 2016 di Medan,  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) mengirimkan delagasi pada kegiatan "RAKERNAS ASOSIASI LPTK (LEMBAGA PENDIDIK TENAGA KEPENDIDIKAN) PERGURUAN TINGGI MUHAMMADIYAH  DAN SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN  BERKEMAJUAN DAN MENGGEMBIRAKAN" yang diselenggarakan oleh Majelis DiktiLitBang PP Muhammadiyah yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatra Utara (UMSU) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), pada acara tersebut dihadiri 238 peserta dan para tokoh pendidikan diantaranya: 1) Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP 2) Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D, 3) Prof. Dr. H. Suyatno, M.Pd, 4) Prof. Suyanto, Ph.D, serta tokoh pendidikan lainnya. Pada kesempatan tersebut salah satu delagasi FKIP UMSIDA Dr. Nur Efendi, M.Pd mengungkapkan bahwa pada kegiatan tersebut telah mendapat banyak informasi terkait dengan bagaimana mengelola pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai budi pekerti dan karakter dengan menggembirakan, sehingga siswa (peserta didik) menjadikan kebiasaan perilaku yang luhur dan mulia sebagai suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah, rumah, maupun masyarakat. Keadaan ini menjadi tantangan FKIP sebagai pencetak tenaga guru untuk dapat membekali lulusannya untuk mampu mendidik siswa dengan nilai budi pekerti dan karakter tersebut dalam mengahadapi era globalisasi. Pada Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) implementasi nilai-nilai budi pekerti dan karakter terdapat pada mata kuliah Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) serta indikator hasil pembelajaran pada setiap mata kuliah yang diikuti oleh mahasiswa, karena dosen diwajibkan untuk memasukkan nilai-nilai budi pekerti dan karakter yang terintegrasi dengan materi yang disampaikaannya.

                         Gambar 1. Prof. Lincolin Arsyad, M.Sc, Ph.D dan Prof. Dr. Harun Joko Prayitno
                                          menyampaikan Materi.

                         Gambar 2. Foto Bersama Para pimpinan PP Muhammadiyah, PTM, dan
                                          Pemerintah Propinsi Sumatera Utara.

                        Gambar 3. Para Delegasi dari pimpinan LPTK PTM  Antusias Mendengarkan
                                         Materi yang Disampaikan oleh Narasumber.       

Rabu, 27 Juli 2016

THE FIRST INTERNATIONAL CONFERENCE ON LANGUAGE DEVELOPMENT 2016 (ILCD 2016)

Gambar 1. Foto Bersama Dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ( Yuli Astutik, M.Pd dan Fika Megawati, M.Pd) pada International Conference on Language Development (ILCD) 17-19 Juni 2016  di Ho Chi Minh City, Vietnam.


Dalam menghadapi Asean Econimic Community (AEC) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) telah mempersiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi dosen dengan cara publikasi artikel ilmiah pada forum nasional maupun internasional salah satunya pada kegiatan International Conference on Language Development (ILCD) 17-19 Juni 2016  di Ho Chi Minh City, Vietnam. Ketertarikan para peserta seminar internasional pada artikel dosen FKIP ibu Yuli Astuti, M.Pd dengan judul; Commnunication Strategies Employed by Indonesian EFL Learners dan ibu Fika Megawati, M.Pd dengan judul: Gallery Walk; A Fascinating Technique for Publishing Texts sangat besar, ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan pada sesi presentasi pemakalah, bahkan ada peserta seminar yang berminat ingin melakukan students exchange dan visit lectuters di prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA). Keadaan ini menunjukkan bahwa FKIP UMSIDA akan mampu bersaing di era Asean Econimic Community (AEC).

Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) Prodi Pendidikan IPA FKIP UMSIDA


USULAN PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA 
JUDUL PROGRAM PEMANFAATAN DAUN PISANG KERING “KLARAS” SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF TINTA ISI ULANG SPIDOL WHITEBOARD YANG RENDAH VOC (VOLATILE ORGANIC COMPOUND) 


BIDANG KEGIATAN PKM-P 
 

DIUSULKAN OLEH MOCHAMAD NASHRULLAH  138420100003/2013 
NOR MUKAROMAINI   138420100014/2013 
ADINDA MIRIELLA CAROLINA  148420100006/2014 
ANIN ASRIWATI    148420100010/2014 
EKA SANTI BUDIANDINI  148420100019/2014      
 

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO SIDOARJO 2015  

Ringkasan:
Penggunaan spidol whiteboard sekarang ini sangatlah tinggi hal itu dikarenakan spidol whiteboard di rasa lebih aman dan praktis dibandingkan kapur. Namun  jika dilihat dari kandungan  zat kimia yang terdapat pada tinta isi ulang spidol whiteboard, spidol ini sebenarnya lebih berbahaya dibandingkan dengan kapur tulis, karena kandungan zat kimia Volatile Organic Compound (VOC) yang dapat menyebabkan berbagai penyakit di antaranya pusing, sakit kepala dan kehilangan memori jangka pendek. Hal yang dapat dilakukan saat ini adalah membuat tinta whiteboard yang ramah lingkungan dengan kandungan VOC yang rendah. Dengan kata lain membuat tinta dari bahan baku alami. Limbah yang berasal dari pohon  pisang yakni berupa daunnya yang kering (klaras) dapat diolah menjadi bahan tambahan tinta. Dilihat dari kandungan karbon pada arang daun klaras yang cukup tinggi dapat digunakan sebagai bahan pembuat tinta whiteboard. Tujuan penelitian ini adalah untuk memanfaatkan daun pisang kering (klaras) yang diolah menjadi tinta isi ulang spidol whiteboard yang rendah kandungan VOC namun kualitas tidak jauh berbeda dari tinta spidol whiteboard pada umumnya.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas tiga tahap, yaitu 1) Pembuatan arang dari klaras (daun pisang kering), 2) Pembuatan tinta berbahan dasar arang klaras dengan 3 variasi komposisi yang berbeda, dan 3) Karakterisasi sifat tinta arang klaras yang terdiri dari  uji viskositas, uji kromatografi kertas,  dan uji volatile organic compound. 4) Tahap pengujian dilakukan untuk membandingkan kualitas tinta arang klaras dengan tinta whiteboard biasa. Hasil penelitian ini adalah tinta isi ulang spidol whiteboard yang rendah VOC dan karya ilmiah yang dapat digunakan sebagai referensi bagi peneleti- peneliti lain yang melakukan penelitian tentang manfaat daun pisang. 
Kata kunci: Daun pisang kering. Tinta whiteboard, VOC (volatile organic compound)   


                               Gambar 1. Mahasiswa FKIP UMSIDA Melaksanakan Penelitian
                                                Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

                                    Gambar 2. Produk Tinta Hasil PKM Mahasiswa FKIP
                                                     Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA).


                                   Gambar 3. Foto Bersama Mahasiswa setelah Menyampaikan
                                                    Presentasi Hasil Penelitian di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).