SELAMAT DATANG DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP). PROGRAM STUDI:S1 PG-PAUD (Akreditasi B), S1 PGSD (Akreditasi B), S1 PEND. BHS. INGGRIS (Akreditasi B),S1 PEND. IPA (Terakreditasi), S1 PEND.TEKNOLOGI INFORMASI (Terakreditasi)

Minggu, 20 Mei 2018

Pendidik Harus Memiliki Sikap "Among" atau "Asuh"

Pendidik Harus Memiliki Sikap "Among" atau "Asuh"

Pendidik Harus Memeliki Sikap "Among" atau "Asuh", demikian  harapan yang disampaikan oleh Narasumber Dr. Nyong ETIS, M. Fill pada Talshow Pendidikan dengan Tema: "Semua Bisa Menjadi Pendidik" pada hari Sabtu (19/5/2018) di Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pengertian Among atau Asuh menurut beliau adalah bagaimana seorang guru tidak hanya megajarkan sesuatu pengetahuan/materi saja, namun ada tugas yang lebih penting bagi guru yaitu bagaimana membentuk sikap/karakter bagi peserta didik supaya menerapkan perilaku dan budi pekerti yang luhur dalam menempuh proses pendidikan. Pada kesempatan yang sama beliau juga menyampaikan pola pendidikan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantara pada pendidikan Taman Siswa dengan konsep "Ing Ngarso Sung Tulodho Ing Madyo Mangun Karso Tut Wuri Handayani".  Pada kesempatan yang sama pada pembukaan dekan FKIP Dr. Nur Efendi, M.Pd juga berpesan kepada para peserta seminar untuk dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan menerapkan pengetahuan yang disampaikan oleh narasumber untuk kemajuan pendidikan bangsa dan negara.  Menurut beliau, pada dasarnya negara Indonesia menjadi negara besar dan disegani oleh negara lain di dunia, apabila kualitas pendidikan bermutu, hal ini menjadi tantangan dan tanggung jawab bersama (pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengelola pendidikan) untuk dapat mencapai tujuan pendidikan nasional sesuai dengan "Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 (Sistem Pendidikan Nasional) pasal 3: Mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab." Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh IMM Al-Khawarizmi FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Kegiatan tersebut di hadiri oleh 400 peserta dari mahasisiwa FKIP dan komunitas 1000 Guru Surabaya.


 Gambar 1. Narasumber Dr. Nyong ETIS, M.Fill Menyampaikan Materi.

Gambar 2. Peserta Talshow Pendidikan Mendengarkan Penjelasan dari Narasumber.


Senin, 14 Mei 2018

Long Term Memory Penting dalam Pembelajaran


Long Term Memory Penting dalam Pembelajaran

Pada hari Selasa (8 Mei 2018) Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan IIlmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyelenggarakan seminar "NEUROSCIENCE FOR PARENTING AND TEACHING'' dengan nara sumber Dr. Amir Zuhdi, pada kesempatan ini beliau menyambaikan konsep tentang The Amir Golden Home (AGH) Model dimana pada konsep tersebut rumah tangga dibentuk atas dasar untuk mencapai tujuan cita-cita surgawi yang dibangun atas prinsip ilahi dan nurani  dengan tujuan rumah tangga tersebut akan dihasilkan ketangguhan insani (good kids, good parents, good enviroments) yang melahirkan karakter keluarga yang baik  (good family character). Para peserta seminar sangat antusias pada kegiatan ini karena banyak pengetahuan tentang bagaimana cara memeberikan pendidikan yang teapat pada peserta didik. Penyampaian materi narasumber sangat mumpuni dalam dunia medis yang disinergikan dengan psikologi pendidikan, pembahasan yang diikuti 300 peserta lebih interktif ketika narasumber menjelaskan pentingnya peran belahan otak kanan dalam menjaga long term memory bagi peserta didik dalam pembelajaran.


Gambar 1. Narasumber (dr. Amir Zuhdi) Menjelaskan Materi pada Peserta Seminar.

Gambar 2. Peserta Mendengarkan Penjelasan dari Nara Sumber.

Lawatan Kerja Rombongan Dosen Umsida ke Malaysia



Lawatan Kerja Rombongan Dosen Umsida ke Malaysia (UUM dan UNISZA)


May 2, 2018 / Berita
UMSIDA.AC.ID– Sebagai tindak lanjut atas lawatan muhibah yang dilakukan oleh sejumlah Universitas di Malaysia beberapa waktu yang lalu, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo melakukan lawatan kerja dalam rangka penjajakan kerjasama atas beberapa aspek yang telah terlebih dahulu disepakati antara Umsida dengan Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) dan Universiti Utara Malaysia (UUM). Secara spesifik dengan School of Multimedia Technology and Communication (SMTC) dan School of Modern Education and Languages (SEML) di UUM, sedang di Unisza secara spesifik dengan Fakulti Pengajian Kontemporari Islam dan Fakulti Ekonomi dan Sains Pengurusan.

 

Gambar 1. Pemberian Cinderamata Delagasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kepada Dekan Pusat Pengajian Teknologi Multemedia dan Komunikasi Universiti Utara Malaysia (UUM) Prof. Madya Dr. Ariffin Abdul Mutalib. (2 Mei 2018).
 

 Gambar 2. Penerimaan rombangan dosen UMSIDA di Pusat Pengajian Pendidikan dan Bahasa Moden (School of Education Modern Languages) Universiti Utara Malaysia. (2 Mei 2018)

Rombongan lawatan kerja Umsida kali ini terdiri dari empat orang, Kasi Kantor Urusan Internasional, Wahyu Taufiq, M.Ed, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Nur Efendi, M.Pd dan Kaprodi Administrasi Negara, Lailul Mursyidah, M.Ap. Berangkat pada selasa (01/05/18) melalui Bandara Internasional Juanda, rombongan bertolak menuju Penang Internasional Airport.
“Dalam lawatan kerja kali ini tujuan utama kita adalah mendiskusikan detail kerjasama dengan UUM dan Unisza terkait dengan pertukaran dosen dan mahasiswa serta penyelenggaraan penelitian, penerbitan jurnal bersama dan konferensi internasional” ujar Wahyu Taufiq, M.Ed saat diwawancara oleh kontributor umsida.ac.id.
Dalam kunjungan ke UUM, delegasi Umsida memberikan cendera mata yang meruapakan prodak kreatifitas mahasiswa FISIP Umsida berupa kaos unik yang penuh cita rasa seni Indonesia. Secara khusus pula Kasi Kantor Urusan Internasional ini menemui beberapa mahasiswa berkewarganegaraan Nigeria yang dahulu sempat tertahan dan tidak dapat mengikuti ICIGR (International Conference on Intellectuals Global Responsibility 2017) di Umsida karena terkendala belum mendapatkan visa sampai waktu pelaksanaan acara.


Gambar 3. Pemberian Kaos produk Kreatifitas Mahasiswa FISIP pada Dr. Nik Adzrieman Abdul Rahman (Ketua Jabatan Komunikasi Pusat Pengajian Teknologi Multimedia dan Komunikasi UUM).


















Gambar4. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Dr. Sigit Hermawan, S.E., M.Si (kiri), Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Nur Efendi, M.Pd, Kasi KUI UMSIDA Wahyu Taufiq, M.Ed, dan Dekan Pengajian Kontemporari Islam UNISZA Prof. Dr. Abdul Hakim bin Abdullah, Dr. Normadiah binti Daud, dan Dr. Mohammad Shafiee bin Hamzah.


Terkait dengan kerjasama di bidang pertukaran pelajar, Wahyu Taufiq menyampaikan kabar gembira bahwa pertukaran pelajar antara Umsida dan UUM akan segera dilaksanakan pada bulan September 2018. Sebanyak kurang lebih 20 orang mahasiswa Umsida akan segera berangkat ke Malaysia untuk menjalani program pertukaran yang telah disepakati. Selamat melaksanakan lawatan kerja, semoga Umsida semakin maju dan jaya. Bangga Umsida! (Fikri)
May 2, 2018 / Berita

Jumat, 27 April 2018

Manusia Diciptakan sebagai Khalifah untuk Memberikan Manfaat bagi Alam Semesta beserta Isinya


Manusia Diciptakan sebagai Khalifah untuk Memberikan Manfaat bagi Alam Semesta beserta Isinya

Pada hari Sabtu (28/4/2018) di aula Kampus 2 Universtas Muhammadiyah Sidoarjo diselenggarakan Seminar Pendidikan "PENGAJARAN BAHASA ASING DALAM PERSPEKTIF ISLAM" dengan menghadirkan narasumber Ustadz Yiyin Isgandi, Lc. M.Fill. Pada kesempatan ini ustadz Yiyin menyampaikan bahwa perlu penyikapan sesuai dengan nilai-nilai Islam dalam pengajaran bahasa asing, kita perlu sikap yang proposional dalam memandang perkembangan bahasa asing dengan cara melakukan filterisasi, hal-hal positif yang sesuai dengan nilai islam dapat kita terima dan dikembangkan, sedangkan yang tidak sesuai harus ditinggalkan. Contoh pemahaman bahasa asing untuk keperluan kemajuan Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Seni (IPTEKS) sangat dibutuhkan untuk kehidupan manusia, sesuai dengan ajaran Islam bahwa manusia diciptakan di bumi sebagai khalifah  untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi alam semesta beserta isinya. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himaprodi Pendidikan bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) yang dihadari oleh 200 peserta.






Gambar 1. Para Peserta Seminar Pendidikan mengikuti penjelasan dari Ustadz. Yiyin Isgandi, Lc. M.Fil






Gambar 2. Moderator (Kiri) dan Ustadz. Yiyin Yiyin Isgandi, Lc. (kanan) Menanggapi pertanyaan dari Peserta Seminar.








Selasa, 24 April 2018

Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA sebagai Duta Genre (Generasi Berencana)


Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA sebagai Duta Genre (Generasi Berencana)
Merupakan suatu kehormatan bagi Siti Muliningtyas mahasiswa prodi Pendidikan IPA FKIP Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) untuk ditunjuk sebagai perwakilan Duta Genre (generasi berencana) yang mewakili kabupaten Sidoarjo. Duta Genre ini mempunyai tugas untuk mensukseskan program Genre dari BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana). Saudari Siti Muliningtyas menyatakan bahwa: " Tugas kami adalah mengajak remaja khususnya untuk hidup sehat yang terhindar dan menjauhkan diri dari 3 pokok permasalahan remaja (pernikahan dini, seks pranikah, dan Napza) dan program Genre sendiri merupakan program untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi remaja , agar mereka siap dalam menghadapi kehidupan nantinya di masayarakat dan diharapkan setiap individu remaja tetap dapat melanjutkan pendidikan setinggi-tingginya sebelum memutuskan untuk berkeluarga.

 Gambar 1. Siti Muliningtyas (Mahasiswa Prodi pendidikan IPA FKIP Umsida sebagai Duta Genre BKKBN)


Gamabar 2. Para Duta Genre Program BKKBN (Termasuk Siti Mulingtyas/Mahasiswa Prodi Pend. IPA FKIP UMsida).

Selasa, 10 April 2018

Peran Orang Tua pada Pendidikan Informal

Peran Orang Tua pada Pendidikan Informal

Pada hari Sabtu (17/03/2018) Seminar Nasional Pendidikan FKIP  Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) diselenggarakakn di Aula SMAMDA Sidoarjo, pada kesempatan tersebut salah satu Narasumber Prof. Dr. Daniel M. Rosyad (Guru Besar ITS) menyampaikan bahwa peran orang tua dalam pendidikan informal di rumah sangat penting apalagi pada era keterbukaan informasi saat ini. Bila pendidikan hanya diserahkan pada pendidikan formal di sekolah saja maka pembetukan nilai moral dan karakter menjadi lemah sehingga budi pekerti pada anak dikhawatirkan akan mengalami degradasi. Pada kesempatan yang sama Prof. Dr. Siti Masitoh (Guru besar UNESA) juga menyampaikan perlunya kearifan para guru dalam menyikapi perubahan teknologi dan informasi yang begitu cepat maka perlu bagi para pendidik untuk menyesuiakan perkembangan ini dengan  budaya literasi. Dr. Abdoellah, M.Pd dari Kementerian Pendidikan juga menyampaikan bahwa sejatinya kompetensi guru yang meliputi kepribadian, pedagogik profesional, dan sosial tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja namun juga dibutuhkan peran dari Lembaga Pendidikan Tinggi dalam hal ini adalah kemampuan Lembaga Pendidik adan Tenaga Kependidikan (LPTK) mencetak tenaga guru yang berkualitas termasuk Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.



   Gambar 1. Peserta Seminar Nasional Pendidikan 2018 FKIP Umsida.


   Gambar 2. Narasumber Memberikan Jawaban pada Sesi Diskusi Seminar Nasional Pendidikan FKIP Umsida 2018.



Gambar 3. Dr. Abdoellah, M.Pd. (Direktur Pembinaan Guru dan Kependidikan PAUD dan DikMas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) Menjelaskan tentang Kompentensi Guru pada Saat Ini.



Gambar 4. Pemberian Piagam pada Penyaji Makalah Terbaik (M. Zuhri Fachruddin) Seminar Nasional Pendidikan FKIP 2018 oleh Dekan FKIP UMSIDA (Bpk Dr. Nur Efendi, M.Pd) dan Ketua Pelaksana (Bpk. Wahyu Taufiq, M.Ed).


Senin, 22 Januari 2018

DISKUSI ILMIAH PRODI PENDIDIKAN IPA FKIP UMSIDA

DISKUSI ILMIAH PRODI PENDIDIKAN IPA FKIP UMSIDA

Pada hari Senin (15/01/2018) Suasana Gedung D FKIP Ruang 202 sangat interaktif karena mahasiswa saling bertanya dan menjawab terkait dengan ide-ide penelitian yang menggunakan peran mikroorganisme untuk kemanfaatan kehidupan manusia terutama untuk pengembangan produk makanan, misal: penggunaan proses peragian untuk makanan tape, roti, tempe, dan keju dalam DISKUSI ILMIAH yang diselenggarakan oleh HIMAPRODI Pendidikan IPA. Menurut salah satu mahasiswa Siti Muliningtyas diskusi ini sebagai bagaian dari mata kuliah Biologi umum yang bertujuan untuk penguatan pemahan konsep serta aplikasi teori-teori sains pada kehidupan sehari-hari. Tentunya diskusi ini diharapkan oleh para mahasiswa menjadi kegiatan rutin pada prodi untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan mereka.





Gambar 1. Mahasiswa dari Kelompok I Mempresentasikan Peragian pada Pembuatan Tape.





Gambar 2. Peserta Antusias mengikuti Penjelasn dari Narasumber.